← Kembali ke Informasi Terkini

Berita

“Mengenal Apa itu Penyakit Degeneratif”

Klaten, Selasa 20 Juni 2023, Tim Promosi Kesehatan dan Pemasaran RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro (RSST) menyelenggarakan penyuluhan kesehatan dengan tema “Mengenal Apa itu Penyakit Degeneratif”. Acara diselenggarakan di Instalasi Rawat Jalan Terpadu (IRJT) RSST. Penyakit degeneratif merupakan penyakit yang disebabkan oleh penurunan fungsi sel, jaringan dan organ tubuh serta kondisi yang cenderung memburuk seiring dengan bertambahnya usia seseorang. Penyakit tersebut saat ini bukan saja terjadi pada usia lanjut melainkan banyak ditemui pada usia produktif. Hal ini dapat terjadi akibat tingginya aktivitas dan tuntutan kerja yang menguras waktu sehingga memaksa seseorang menjalani gaya hidup yang tidak sehat dan pola makan yang tidak tepat seperti mengkonsumsi makanan cepat saji, merokok, dan minum-minuman beralkohol akibat stres yang dialaminya. Gaya hidup yang tidak sehat dan pola makan yang tidak tepat inilah salah satu penyebab timbulnya penyakit degeneratif. Pemicu utama terjadinya penyakit degeneratif yaitu karena adanya radikal bebas berlebih di dalam tubuh sehingga menyebabkan kerusakan di berbagai bagian sel. Penyebab Penyebab penyakit degeneratif sering tidak diketahui namun diduga akibat beberapa faktor yaitu genetik, autoimun, pernah cidera dan paparan B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun). Faktor risiko
  • Pernah cidera berat
  • Pola makan dan pola hidup yang buruk
  • Terpapar polusi/ bahan kimia/ bahan berbahaya jangka lama
  • Bekerja di perusahaan kimia
Faktor-faktor yang mempengaruhi timbulnya penyakit degeneratif Akhir- akhir ini inseden penyakit degeneratif meningkat jumlahnya. Hal ini tidak terlepas dari perubahan pola hidup dan makin tingginya usia harapan hidup masyarakat. Pola hidup dengan diet tinggi lemak (makanan cepat saji) dan tingkat stresor tinggi mempunyai kontribusi positif terhadap timbulnya penyakit degeneratif. Gejala Gejala tergantung dari penyakit yang diderita, antara lain: 1.Diabetes Mellitus adalah penyakit kronis yang terjadi ketika pankreas tidak menghasilkan insulin yang cukup, atau ketika tubuh tidak dapat secara efektif menggunakan insulin yang dihasilkan. Gejala : Intensitas buang air kecil sering, cepat merasa lapar, sering merasa haus, berat badan menurun cepat, luka sulit sembuh, penglihatan yang kabur 2.Hipertensi/ Tekanan Darah Tinggi, tekanan darah tinggi adalah kondisi di saat tekanan Sistolik melebihi 140 mmHg dan Diastoliknya melebihi 90 mmHg, apabila tekanan darah dibiarkan melebihi batas normal, dapat mengakibatkan komplikasi penyakit serius, seperti Stroke, gagal jantung, penyakit ginjal dan sebagainya. Gejala : sakit kepala, terutama di belakang kepala, mengalami gangguan penglihatan, sesak napas, nyeri di bagian dada, kelelahan. 3.Aterosklerosis, Aterosklerosis atau proses pengapuran dan penimbunan elemen-elemen kolesterol tidak jarang sudah mulai terjadi pada usia masih sangat muda. Proses mengerasnya pembuluh darah merupakan suatu proses yang berjalan diam diam perlahan namun pasti. Penyakit jantung, penyakit yang melibatkan pembuluh jantung atau darah (Arteri dan Vena). Penyakit jantung mengacu pada setiap penyakit yang mempengaruhi sistem Kardiovaskular Gejala : nyeri dada, rasa sakit di kaki lengan dan tempat lain yang memiliki arteri tersumbat, kram saat berjalan, sesak napas, kebingungan yang terjadi jika penyumbatan mempengaruhi sirkulasi ke otak. 4.Kanker, Kanker adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh pertumbuhan sel-sel jaringan tubuh yang tidak normal. Sel- sel kanker akan berkembang dengan cepat, tidak terkendali dan akan terus membelah diri selanjutnya menyusup ke jaringan sekitarnya (Invasive) dan terus menyebar melalui jaringan ikat, darah dan menyerang organ-organ penting serta syaraf tulang belakang. Gejala : rasa lelah yang berlebihan, berat badan turun drastis, demam, mengalami perdarahan, perubahan pada kulit, terdapat benjolan pada anggota tubuh, mengalami gangguan pencernaan. 5.Stroke, adalah penyakit gangguan fungsional otak berupa kematian sel-sel daraf neurologik akibat gangguan aliran darah pada salah satu bagian otak. Gejala : mengalami mati rasa kelemahan otot hingga kelumpuhan pada bagian tubuh tertentu, Merasa pusing dan kehilangan keseimbangan dengan tiba-tiba, mengalami gangguan penglihatan, mual dan muntah, kesulitan menelan makanan. Pencegahan
  1. Pola hidup sehat
  • Menerapkan pola makan dengan gizi seimbang
  • Mengatasi obesitas/ mengendalikan berat badan
  • Melakukan aktifitas fisik dan olah raga secara teratur
  • Mengendalikan stres
  • Berhenti merokok dan minum alkohol
  • Istirahat yang cukup
  1. Cek kesehatan secara rutin, dengan cara minum obat secara rutin
Antusias peserta sangat baik serta ada umpan balik pertanyaan dari pasien kepada narasumber. Daftar Pustaka -Wahyuni Yulia, dkk. 2018. Upaya Preventif Penyakit Degeneratif Melalui Pemeriksaan Lemak Viseral Masyarakat di Wilayah Pesantren Asshiddiqiyah Jakarta Barat 2017.  Jurusan Gizi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Esa Unggul Jurnal Abdimas Volume 4 Nomor 2. -Nurleny, Meria Kontesa. 2023. Dukungan Keluarga Berhubungan dengan Tingkat Ansietas pada Lansia yang Mengalami Penyakit Degeneratif. Progream Studi S1 Keperawatan, Stikes Mercubaktijaya Padang Sumatera Barat. Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Volume 11 No 1 Hal 11 – 18.